Kamis, 20 September 2012

Sinopsis Ayat ayat Cinta

A. Sinopsis
Ini adalah kisah cinta, tapi bukan kisah cinta sekedar kisah cinta yang biasa, ini tentang bagamana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islami. Fahri Bin Abdullah adalah pelajar dari Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar berurat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup.
Bertahan denngan menjadi penerjemaah buku agama, semua target dijalani. Fahripenuh antusias kecuali MENIKAH. Kenapa ? karena Fahri adalah laki-laki yang begitu lurus, dia tak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berada dengan makhluk yang namanya perempuan. Hanya sedikit perempuan yang dia kenal. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuanya betul begitu ?
Seperti pindahnya ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Grigis, tetangga satu flat dan mengagimi Fahri, dan juda dia mengagumi Al-Quran serta hapai sebagian surat, kekaguman berubah menjadi cinta, sayang cinta Maria hanya tertulis buku catatan haria Maria. Nurul adalah seorang gadis dari Indosenia sama halnya dengan Fahri, hanya saja Nurul orang tuanya sangat kaya dan terkenal dengan mempunyai pondok pesantren, Fahri menjadi minder akan kemampuan orangtuanya dan fahri gak mungkin mencintai nurul anak ustd dari Indonesia pemilik pesantren, kemudian Noura adalah gadis mesir yang selalu disiksa oleh ayahnya dan kakanya yaitu Bahadur, karena ayahnya tidak menganggap Noura sebagai anaknya, karena Noura berbeda kulit dengan ayahnya, dia tersiksa dan disebut anak haram dan di jual oleh Bahadur, tetapi Fahri, Maria, dan Nurul Menolongnya.dan Noura menaruh hati pada Fahri bahkan berlebih, Noura menginginkan Fahri jadi suaminya, tetapi Fahri hanya kasian dan simpati pada kesabaran Noura. Hal tersebut menjadi masalah yang panjang dan sangat tragis, Noura memfitnah Fahri memerkosa Noura, sehingga Fahri dijebloskan kepenjara. Aisah gadis turki yang tinggal dengan pamannya di Mesir dai kenal Fahri saat di metro, dan saat mewawancara dengan orang Amerika, pada saat itu Fahri dekat dan ternyata Aisah itu masih keterkaitan dengan guru besar Fahri yaitu Syiakh Utsman dan beliau merencanakan menjodokan Fahri dengan Aisah, dan Fahri dengan Aisah sama-sama suka dan saling mencintai. Lalu Bagamana bocah desa nan lurus menghadapi semua ini. Siapakah yang dipilih, bisakah semua dalam jalur Islam yang sangat ia yakini?


B. Unsur-unsur Intrinsik Pada Novel Ayat-Ayat Cinta.
a. Tema
Perjuangan dalam melawan ketidak adilan
b. Tokoh
Tokoh utama : Fahri, Nurul, Maria, Aisah, Noura
Tokoh Pembatu :
Saeful, Rudi,Hamdi, Tuan Boutros ( ayah Maria ), Nahed ( Ibu Maria ), Syaikh Usman ( Guru Besar Fahri ), Syaikh Ahmad ( Dosen Fahri di Al-Azhar ), Ustd Jalal ( Paman Nurul ) dan istinya, Eqbal dan Istinya ( Paman dan bibi Aisah ), Amru ( Pengacara ), Magdi ( polisi ), Bahadur dan Kaka Noura, adik-adik Maria.
c. Plot / Alur : Alur maju
  1. Perkenalan :
Pada saat Fahri mulai berpendidikan di Universitas Al-Azhar dan tinggal di flat bersama reka mahasiswa dari Indonesia, kemudian kenal dengan tetangga dekatnya yaitu Maria sekeluarga. Serta menjalankan perkuliahan sebagaman mestinya serta mengenal orang-orang Mesir diantaranya Syaikh Usman, Syaikh Ahmad dan tak lupa teman teman aktifis dari Mesir juga teman sepermainan Fahri pada saat main bola.
  1. Pertikaian :
Dimulai pada saat mal hari disana ada gadis yang disiksa, dan gadis itu adalah Noura, dia disiksa dibawah dekat flat Fahri dan kedengaran oleh Fahri, dia hendak mau menolong, tapi Fahri enggan, karena dia seorang gadis perempuan, kemudian dia meminta tolong Maria untuk menolong Noura, walaupun Maria takut oleh Bahadur ayah Noura, dia terpaksa dan akhirnya Noura tertolong dan Noura di titipkan di Nurul.
Adapun pertikaian pada saat pertikaian Fahri saat Fahri Pulang dari Alexsandria berbulan madu, dia di tangkap karena di tuduh memperkosa seorang gadis mesir yaitu Noura.dan Fahri tidak sempat menjelaskan pada Istrinya Noura. Kemudian pada saat kemudian adapulan tertentangan sengit pada saat Fahri sedang diadili dan pengakuan Noura karena telah di perkosa oleh Fahri pada saat dia menolong, sedangkan Fahri tidak mersa melakukan hal tersebut, di dukung oleh pengakuan seorang masyarakat yang tinggal di flat dekat Fahri, hal tersebut membuat Fahri kecewa atas perlakuan Noura yang telah memfitnah Fahri.
  1. Klimak :
Saat Fahri di dalam penjara di tuduh dan di siksa habis-habisan dan dan dipenjara di bawah tanah, krena telah menghamili Noura gadis yang ditolong Fahri dari kekejaman Bahadur, disana Fahri mengalami kesediahan yang luarbisa karena pertama. Penyiksaan dan di tahan dalanm penjara bawah tanah, sedangkan Aisah sedang mengalami hamil yang pertama,kedua. Bulan tersebut adalah bulan Ramadhan yang mana Fahri dan Aisah merencanakan Umroh pada saat bulan Ramadhan,hal tersebut hal yang dinantikan oleh mereka berdua, tapi malah sebaliknya mereka mengalamicobaan yang perih. Ketiga Pada saat persidangan Fahri dituduh habis-habisan oleh pengaduan Noura dan salah seorang saksi yang melihat kejadian itu, yang memperkuat bahwa Fahri bersalah dan bakalan dihukum mati. Keempat Fahri tidak mempunyai bukti bahwa ia tidak bersalah, kecuali salah satu kunci utama dalam memecahkan kasus ini adalah Maria sebagai saksi yang bias membebaskan fahri, sedangkan maria sedang terbaring koma.
  1. Peleraian :
Akhirnya jalan satu-satunya Fahri terpaksa menikahi Maria yang terbaring koma, karena alasan dia akan sembuh apabila di sentuh oleh Fahri, serta Fahri tertekan akan beberapa hal termsauk dari Aisah dan orang tua Maria.yaitu pertama saksi kunci dalam kasus ini adalah Maria. Kedua. Fahri cemas dan bertanggung jawab atas Aisah yang sedang mengandung, ia pengen Fahri segera bebeas dan ia ingin bahwa pada saat melahirkan anaknya Fahri harus hadir di sisinya, dan Aisah pun mengijinkan Fahri menikahi Maria secepatnya. Dan akhirnya Mereka Menikah dan dan Maria sembuh dengan sentuhan Fahri, walaupun dia masih duduk di Bantu dengan kuris roda, dan dia bis menjadi saksi kunci kasus Fahri Dengan Noura. Dan Alhamdulilah kebenaran selalu menang Fahri Bebas dengan kekasian Maria, serta kejujuran Noura kenapa dia melakuakn hal sehina tersebut karena dia mencintai Fahri. dan saksi yang melihat merupakan saksi palsu.
  1. Akhir :
Fahri memiliki 2 oarang istri yang sholeh yang pertama Aisah dan yang Kedua Maria yang masih sakit-sakitan karena dia terlalu emosi pada saat persidangan, dan akhirnya maria di rawat kembali, dan pada saat dia dirawat ada keanehan yang terjadi pada Maria, yaitu maria tertidur dan bermimpi tiba di 7 pintu sorga dan dia mau masuk karena kenikmatanya, ternyata dia tidak di perbolehkan masuk samapai pintu keenam dan pintu terakhir dia bolh masuk tapi dengan syarat yaitu pertama harus mempunyai wudlu dan syahadat, kemudian dia kembali pulang dan seseorang itu menunggu kembalinya Maria. Maria terbanun dan dihadapannya ada Fahri dan Aisah, dia meminta tolong untuk melakukan wudlu dan syahadat, kemudian Fahri membantu dan ia bercerita kejadian di dalam mimpinya, kemudian Maria Meminta Fahri dan Aisah untuk memngajarkan syahadat, pada saat selesai syahadat, maka selesai pula riwayat Maria dia meninggal dengan diakhiri Dua Kalimah Syahadat, ada pesan ketika ngobrol dengan Fahri juga Aisah, Maria akan menunggu Fahri di sorga Firdaus untuk memadu cinta dan kasih.
d. Perwatakan :
  1. Fahri : Rajin, Pintar, Sabar,Terencana, Tepat waktu, Ikhlas, Ulet, Penolong, sholeh, aktifis, pintar dalam memimpin,lurus, penuh dengan target
  2. Nurul : Rajin, Pintar, Pemalu tidak terbuka, kaku, emosi, sholeh
  3. Maria : Ceria, Suka bergurau, rajin, Pintar, tapi fisiknya lemah, manja tertutup.
  4. Aisah : Orangnya lembut, sabar, ikhlas, terencana, pintar, sholehah, seba mewah.
  5. Noura : Orangnya tertutup, sulit di tebak,pintar, tapi dia kejam, emosi, pendiam.
e. Setting / latar : Mesir Kairo Al-azhar ( Negara Mesir Benua Afrika ).flat, Masjid, Restoran, Metro, Penjara Rumah sakit, Alexsandria.
f. Pusat Pengisahan : Tokoh utama menuturkan ceritanya sendiri
g. Amanat :
  1. Dalam merencanakan sesuatu pasti akan ada halangan dan rintangan yang menghadang tujuan yang hedak di capai tidak akan berjalan dengan mulus.
  2. Semakin banyak ilmu / pengetahuan yang di terima atau di dapat, maka semakin banyak pula hambatan, godaan yang haris di lewati dan di pecahkan dengan hati yang sabar dan yakin akan ada hikmanya.
h. Sudut Pandang : Aku sebagai orang I
i. Gaya Penulisan : Khas,unik, penuh dengan nuansa religi, punuh dengan romantis cintaC

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar